Tuesday, June 15, 2021

Ketua Fraksi PKS Berduka Atas Korban Letusan Gunung Agung

Jakarta (28/11) — Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, turut berduka cita kepada warga Bali atas musibah meletusnya Gunung Agung (25/11). Erupsi ini merupakan yang kedua dalam sepekan dengan ketinggian letusan mencapai 1.500 meter. Jazuli berharap proses evakuasi menjadi prioritas utama dan berjalan lancar. 

“Atas nama Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS DPR, kami berduka cita dan turut prihatin kepada korban letusan Gunung Agung yang baru saja mengalami erupsi kembali petang kemarin,” ungkap Jazuli.

Jazuli meminta semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi yang dikoordinasikan oleh Pemerintah (BNPB/BPBD) bisa mengevakuasi warga dengan baik sehingga tidak ada korban jiwa. 

“Prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga agar tidak ada korban jiwa. BNPB dan BPBD sebagai leading sector harus memimpin proses evakuasi secara serius,” kata Jazuli.

Proses selanjutnya, lanjut Jazuli, adalah membantu dan memastikan kebutuhan warga di tempat-tempat pengungsian tersedia atau tercukupi dengan baik. Untuk itu dibutuhkan solidaritas kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita di sana dengan tetap berkoordinasi dengan aparat pemerintah, BNPB dan BPBD agar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.

Jazuli Juwaini sendiri telah meminta kepada Fraksi/Anggota DPRD PKS se-Bali beserta kader dan masyarakat untuk bahu membahu membntu warga yang menjadi korban erupsi Gunung Agung dengan mendirikan posko bantuan.

“Insya Allah PKS proaktif membuka Posko dan menyalurkan bantuan dari kader-kader PKS dan masyarakat luas. Tentu kita berdoa agar erupsi segera berakhir dan bencana tidak meluas,” pungkas Jazuli.

Berdasarkan data BNPB jumlah pengungsi akibatan erupsi Gunung Agung pada Sabtu siang tadi sebanyak 25.016 jiwa yang tersebar di 224 titik pengungsian.

TULISAN TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Stay Connected

4,106FansLike
5,383FollowersFollow
2,464SubscribersSubscribe
- PKS Banten -spot_img

ARTIKEL TERBARU